fbpx
Bagaimana Cara Meningkatkan Engagement Media Sosial?

Bagaimana Cara Meningkatkan Engagement Media Sosial?

 

Internet memiliki peranan penting dalam kehidupan kita, dan kita perlu mengakuinya. Media sosial memiliki banyak hal, khususnya untuk Anda dan usaha Anda. Meskipun Anda memiliki akun media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram atau Snapchat untuk kepentingan pribadi atau usaha, tetapi, sayang sekali bukan jika Anda tidak memiliki audiens?

Beberapa teknik ini bisa Anda gunakan untuk menaikkan engagement dan interaksi di media sosial. Bagaimana caranya?

 

  1. Gunakan media yang berkualitas tinggi

Postingan Anda sangat berarti dan memiliki informasi yang perlu diketahui orang-orang. Namun, pengguna media sosial pada umumnya juga berpikir demikian. Salah satu cara yang baik untuk memastikan konten Anda diterima adalah dengan menyertakan media berupa foto, gambar, atau video yang bisa meningkatkan daya tarik.

Perlu diperhatikan bahwa media yang diunggah adalah gambar dan video berkualitas baik. Media ini seharusnya menggunakan kamera berkualitas mumpuni atau dengan kamera DSLR. Jika Anda hanya memiliki kamera smartphone, jangan khwatir! Artinya, Anda harus bekerja sedikit lebih keras untuk memastikan gambar atau video tersebut memiliki pencahayaan bagus, jelas, dan tidak kabur (blur atau grainy).

Menggunakan kamera smartphone sebenarnya menyenangkan, khususnya ketika Anda memasang filter. Namun, hal itu justru akan mengurangi kualitas media yang akan diunggah. Jika foto Anda memang membutuhkan bantuan filter, hal itu akan berguna. Bahkan, ketika Anda mengubah kecerahan atau kontras gambar pun juga dapat memberikan keunikan sendiri.

 

  1. Libatkan audiens

Hal yang menarik dari media sosial adalah bersosialisasi. Selama Anda memposting konten untuk usaha Anda, Anda juga harus terlibat dengan pengguna. Saat Anda berinteraksi dengan pengguna, perlu diingat bahwa orang lain bisa melihat percakapannya. Gunakan bahasa sopan dan santun. Jika Anda memilih untuk membuat lelucon atau jokes, sertakan emoji agar tetap santai dan terlihat baik.

Selain itu, gunakanlah ejaan dan tata bahasa yang tepat dengan kemampuan Anda. Sangatlah penting untuk bersikap tulus dan ramah pada pengguna, tetapi jika anda terus-menerus melakukan kesalahan seperti menggunakan ejaan salah, tata bahasa yang kurang tepat, atau kurang santun, justru itu akan merusak kredibilitas usaha Anda.

Anda juga bisa menyebarkan atau reshare postingan pengguna lain di akun Anda. Kesempatannya adalah, mereka akan share postingan Anda juga!

 

  1. Pakai #tagar atau #hashtag

Alat hashtag atau tagar sangatlah relevan di media sosial. Bagi Anda yang belum familiar dengan hashtag, hashtag adalah menempatkan simbol tanda pagar (#) secara langsung di depan kata, istilah, atau frasa yang berkaitan dengan postingan. Ketika Anda mengekliknya, hashtag akan membawa Anda ke sebuah portal dengan semua postingan yang berkaitan pada hashtag tersebut. Inilah yang memungkinkan pengguna dapat melihat topik atau hal tertentu yang sedang dibicarakan.

Hashtag juga dapat diandalkan jika Anda ingin mencari inspirasi atau ingin tahu lebih dalam terhadap suatu topik. Jika Anda memiliki sesuatu yang ingin Anda posting, cobalah mencari hashtag yang berkaitan. Anda akan melihat ide-ide menarik untuk sebuah foto yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya.

 

  1. Timing is everything

Waktu dan hari Anda memposting konten ke media sosial ternyata memiliki efek terhadap kualitas engagement atau interaksi. Hal ini bervariasi tergantung pada masing-masing platform media sosialnya, tetapi sebagian waktu yang paling banyak mengundang engagement atau interaksi adalah pada awal minggu sore hari dan awal malam hari. Memposting konten pada akhir pekan atau tengah malam bukanlah ide yang bagus untuk mencari keterlibatan pengguna.

 

  1. Kontes dan giveaway

Orang-orang sangat menyukai hadiah gratis. Mengurus media sosial berbalut kontes dan giveaway adalah cara yang ampuh untuk menarik pengguna atau followers. Kontes tidak hanya melibatkan pengguna, tetapi juga memiliki peluang untuk membangun brand dan online presence (kehadiran daring). Anda memiliki kesempatan untuk berkembang dengan pengguna lain ketika peserta harus memencet tombol like, komentar, atau share (berbagi) halaman Anda untuk mengikuti kontes.

Perlu diingat bahwa Anda harus selalu mengetahui siapa followers Anda sebelum memposting. Apakah mereka pelajar? Bekerja tetap? Orang tua baru? Faktor-faktor inilah yang akan berperan pada waktu yang tepat saat mereka mengecek feed media sosial dan cara mereka berinteraksi dengan sesama pengguna.

 

  1. Berikan call to action (CTA)

Meski Anda berfokus pada media sosial, CTA atau call to action tetap perlu disampaikan. Sampaikan dengan jelas pada postingan Anda. Apakah postingan tersebut memiliki CTA untuk follow, share, likes, komentar, mengirim pesan lewat DM (direct message), atau bahkan membeli produk.

 

Itulah 6 cara meningkatkan engagement untuk media sosial usaha Anda. Yuk coba!

 

Penulis: Nadia K. Putri/Content Writer at Remarketing.co.id