fbpx
Tips Memulai Bisnis Properti

Tips Memulai Bisnis Properti

Bisnis properti adalah salah satu bisnis yang memiliki peluang keuntungan yang cukup menggiurkan. Karena itu, semakin banyak orang terutama kaum milenial sekarang ini yang mulai tertarik untuk memulai menjalankan bisnis properti.

Memulai bisnis properti sendiri tentu tidak mudah, apalagi dengan modal yang terbatas. Oleh karena itu berikut ini kami berikan beberapa tips untuk menjalankan bisnis properti Anda sendiri:

  1. Tentukan goal untuk bisnis Anda. Sebelum Anda memulai sesuatu, Anda perlu meluangkan waktu untuk mengevaluasi dan memprioritaskan rencana Anda kedepannya. Susun rencana bisnis Anda berdasarkan goal pribadi, profesional dan finansial Anda untuk beberapa tahun ke depan. Menentukan goal ini dapat membantu Anda lebih fokus dan membantu dalam mengambil keputusan.
  2. Lakukan riset pasar. Anda harus tahu jenis properti apa yang sedang banyak dicari oleh konsumen, mengenal kompetitor potensial Anda, dan mengerti mengenai harga, fasilitas, dan infrastruktur dari properti yang ingin Anda perdagangkan.
  3. Atur keuangan Anda. Memulai bisnis properti tentu memerlukan modal awal yang tidak sedikit. Anda bisa memulai dengan menyewakan properti yang sudah Anda miliki seperti gudang, atau menyewakan kamar untuk kost dan lainnya. Jika modal Anda mencukupi Anda juga bisa memulai dengan membeli apartemen untuk Anda sewakan atau jual. Selain membeli properti awal, modal yang cukup juga dibutuhkan untuk melakukan maintenance dari properti Anda tersebut.
  4. Ikuti pelatihan. Ada banyak hal yang harus dimengerti sebelum Anda memulai bisnis properti, cara membangun-nya, dan terutama aturan dan hukum yang harus Anda ikuti. Untuk itu Anda bisa mengikuti pelatihan secara online mengenai hal ini.
  5. Bangun strategi marketing yang tepat. Agar dapat memiliki bisnis properti yang sukses, Anda tentu perlu memiliki strategi marketing yang tepat. Marketing dapat membangun awareness akan brand Anda, dan membantu bisnis Anda kedepannya. Berikut beberapa strategi bisnis yang dapat Anda pertimbangkan:
    • Social Media: di era digital seperti sekarang ini, social media menjadi salah satu media yang terbaik untuk membangun brand awareness. Anda bisa membuat akun Twitter, Instagram dan Facebook dan memposting mengenai properti yang Anda tawarkan secara berkala. Selain itu Anda juga bisa mempertimbangkan untuk melakukan iklan berbayar di Social Media seperti Facebook dan Instagram Ads.
    • Email Campaign: email masih menjadi salah satu media terbaik untuk mendapatkan leads, selama Anda memiliki database kontak yang cukup banyak.
    • Networking: untuk dapat mengumpulkan database kontak yang cukup, Anda perlu melakukan networking. Mulai dengan acara-acara properti di sekitar Anda, kemudian perluas jaringan dan koneksi Anda. Hal ini juga dapat memberikan Anda ilmu tambahan mengenai cara berkomunikasi dan memasarkan properti yang baik.
    • Bangun website: memiliki website yang bagus sangatlah penting di era digital seperti sekarang ini. Pastikan website Anda user-friendly, mudah di navigasikan dalam berbagai device (mobile, desktop, tablet), dan berisi informasi properti Anda dengan jelas (foto dengan resolusi yang bagus dan deskripsi properti yang lengkap). Anda dapat juga menambahkan halaman blog untuk memberikan artikel mengenai jenis-jenis properti, saran memilih properti, dst.
    • Digital Marketing: Anda juga bisa mempertimbangkan menggunakan platform digital marketing SEM (Google Ads) dan SEO dalam strategi marketing Anda.

Diatas adalah beberapa tips yang dapat Anda perhatikan sebelum memulai bisnis properti. Semoga dapat membantu Anda dalam menyusun perencanaan dan menjalankan bisnis Anda kedepannya. Dan jika Anda membutuhkan bantuan untuk strategi digital marketing, langsung saja diskusikan kebutuhan Anda dengan team ahli dari ReMarketing.co.id.

Tips Memulai Bisnis Fashion

Tips Memulai Bisnis Fashion

Dalam memulai bisnis fashion, beberapa hal adalah sangat krusial untuk diperhatikan. Memulai bisnis fashion bukan sekedar melakukan pembelian bahan, membuat atau menjahit dan menjual. Ada tiga cara yang dapat dilakukan dalam menjalankan bisnis fashion, yang pertama adalah sebagai produsen atau konveksi dimana cara ini dapat digunakan apabila :

  1. Memiliki designer atau ketertarikan dalam merancang fashion sendiri.
  2. Membutuhkan modal yang relatif lebih tinggi karena perlu menyiapkan fasilitas produksi, tenaga kerja dan bahan baku produksi.
  3. Memiliki jalur distribusi penjualan yang luas, sehingga stok produksi dapat dimaksimalkan sesuai dengan kapasitas produksi.
  4. Target pembeli sebagai konveksi adalah penjual, atau toko yang menjual secara langsung ke konsumen.

Cara kedua adalah sebagai Brand Designer dengan melakukan outsourcing atau menggunakan tenaga produksi diluar perusahaan sebagai jasa pembuatan produk, dengan cara ini poin pertama dari penjelasan di atas dan poin kedua dapat diminimalisir sehingga tidak diperlukan modal sebesar cara pertama diatas. Kelebihan dari cara kedua adalah tidak adanya biaya tetap.

Yang terakhir adalah sebagai Reseller , ini adalah yang termudah dengan modal yang sangat minim bahkan dapat dilakukan tanpa modal sama sekali. Sebagai Reseller, kamu hanya perlu mendapatkan konveksi, atau Brand Designer yang produknya dirasa cocok dan sesuai dengan market yang kamu targetkan. Tantangan sebagai reseller adalah banyaknya kompetitor dan keterbatasan jumlah barang dari penyuplai yang tidak dapat dipastikan.

Setelah memutuskan untuk memilih salah satu dari ketiga cara dalam menjalankan bisnis fashion di atas, yang selanjutnya harus diperhatikan adalah :

  1. Pilih kategori fashion yang sesuai dengan pasar.
    Bisnis fashion umumnya terdapat kategori : Baju wanita, Baju Pria, dan Baju anak. Dari ketiga kategori besar tersebut terdapat beberapa kategori yang cukup menjanjikan dengan kategori yang spesifik seperti : Busana Muslim Wanita, dan Pakaian tidur anak. Tentukan kategori yang menurut kamu cukup menarik dan akan membuat kamu menjadi lebih kreatif dalam membuat konten penjualan, iklan, hingga gaya pemasaran.
  2. Aktif secara online.
    Apapun kategori bisnis yang dijalankan baik sebagai Konveksi, maupun Reseller aktif secara online merupakan hal yang sangat penting untuk mendapatkan pelanggan. Sebagai Konveksi sharing mengenai tips bisnis, atau inspirasi bisnis bisa menjadi hal yang menarik, dan sebagai Reseller meningkatkan penjualan melalui konten marketing tentang produk dengan video, dan foto yang menarik sudah menjadi kewajiban agar lebih menarik dibandingkan kompetitor.
  3. Maksimalkan media sosial dan gunakan website.
    Media sosial seperti instagram dan tik tok sangat bermanfaat untuk menjangkau pelanggan, agar dapat mempertahankan pelanggan, penggunaan website saat melakukan transaksi sangat disarankan. Karena dengan memiliki website setiap transaksi terekam dan informasi mengenai pelanggan dan data transaksi dapat diketahui sehingga dapat memberikan perhatian khusus bagi pelanggan yang loyal. Dengan memiliki website pemasaran digital dapat lebih dimaksimalkan dengan strategi-strategi khusus yang dapat menargetkan pengunjung website.
  4. Promosikan Bisnis secara Online.
    Promosi sangat penting dilakukan untuk mendapatkan pelanggan baru, promosi online dapat dilakukan dengan menggunakan google ads, SEO, facebook advertising hingga email marketing dari database yang sudah dimiliki.

Sudah memutuskan untuk memulai bisnis fashion? langsung aja diskusikan kebutuhan digital marketing kamu dengan team ahli dari ReMarketing.co.id.

Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Makanan & Minuman

Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Makanan & Minuman

Bukan hal yang mengejutkan seiring dengan perkembangan kemudahan teknologi dan tingkat kepercayaan konsumen di Indonesia untuk belanja online dan ditambah pula sedikit memanfaatkan ‘kemalasan’ manusia. Tidak heran, penjualan barang online khususnya untuk produk makanan dan minuman meningkat pesat selama bekalang ini.

 

Cara berbelanja kini telah berubah, apa kamu mau berubah atau tertinggal? Sebagai pebisnis, tentunya kamu ingin usaha kamu bisa dinikmati masyarakat luas. Untuk kamu para pebisnis makanan dan minuman, saya bisa memberikan tips yang dapat diterapkan untuk kalian bersaing di pasar bebas seperti sekarang ini.

 

  1. Content Marketing

Salah satu cara brand terhubung dengan peminatnya adalah dengan content marketing. Kenapa tidak memanfaatkan cara ini? Konten yang tepat adalah konten yang dapat menyampaikan informasi mengenai produk anda. Konten seharusnya menjadi pusat strategi marketing bisnismu.

  1. Perhatikan Kesehatan dan komposisi makanan/minuman yang kamu jual

    Konsumen kini semakin sadar apa yang akan masuk ke tubuh mereka, Salah satu tips marketing yang bisa kamu gunakan adalah kamu bisa menginformasikan apa yang kamu sajikan dan bisa mengkumpulkan data mengenai kemauan konsumenmu.

 

  1. Ciptakan pengalaman berbeda untuk pelanggan onlinemu

Penjualan makanan dan minuman secara online membutuhkan strategi yang matang agar bisa muncul ke permukaan konsumen. Memiliki website adalah tahap pertama untuk mewujudkannya. Desain web dan visual konten kamu akan merepresentasikan brand kamu ke calon pelangganmu.

  1. Menjaga kualitas dan hadapi masukan

Dalam menjalankan bisnis makananan minuman konsistensi sangat perlu diperhatikan agar pelanggan yang loyal tidak kabur. Kalian bisa juga menjaga loyal customer dengan memberikan harga khusus untuk pembelian tertentu. Selain itu, tingkat kepuasan konsumen dapat kalian perhatikan dengan mendegar masukan dari orang terdekat dan customer loyal anda.

  1. Manfaatkan email marketing

Apabila kalian ingin memasarkan produk makanan dan minuman kalian secara online, kalian bisa memaksimalkan email marketing. Pelanggan yang meninggalkan jejak data didalam website akan bisa dikonversi menjadi penjualan Kembali dengan email marketing. Targetkan tema khusus untuk masing-masing customermu dan kreasikan konten email anda aagar lebih menarik.

  1. Maksimalkan social media

Jutaan orang menggunakan social media untuk encari informasi, kalian juga bisa memasukan informasi mengenai brand anda melalui social media. Hampir pada setiap beberapa scroll anda pasti emnemukan konten yang berisi makanan atau minuman. Manfaatkan momentum ini dengan menyajikan foto yang mengundang selera.

 

Digital marketing sangat membantu dan harus memiliki strategi yang matang, khususnya untuk bisnis makanan dan minuman. Perlu diingat pemasaran online lebih dari hanya sekedar memposting konten pada social media anda. Apabila kamu tidak yakin, silahkan hubungi kami untuk mendapatkan saran dan strategi yang bisa kami terapkan untuk bisnismu.

 

Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Properti

Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Properti

Pentingnya peran Digital Marketing untuk bisnis properti dengan langkah awal harus mengetahui dasar-dasar Digital Marketing itu sendiri, tentukan target pasar anda sesuai produk dan harga yang anda jual.

Pastikan anda bisa lebih unggul dari kompetitor anda karna dapat meraih target pasar yang bagus.

Dalam menentukan formasi kanal digital marketing yang akan dimainkan, pelaku usaha harus memulainya dari pembentukan konten digital marketing, setelah konten menciptakan umpan, pelaku usaha perlu mempertimbangkan akan disebar ke kanal digital marketing mana umpan tersebut, apakah Youtube, Facebook, atau lainnya.

Terakhir, pelaku usaha juga perlu mempertimbangkan jenis digital marketing yang akan ditempatkan sebagai garda depan, apakah melakukannya secara organik atau mengedepankan promosi melalui iklan digital.

Apabila menggunakan iklan, promosi akan berjalan cepat dan dalam waktu singkat menjaring prospek bisnis, tetapi jenis promosi ini perlu dukungan anggaran yang memadai.

Apa pun yang berhubungan dengan promosi dan iklan dapat dibuat dengan cara digital marketing. Mengingat masyarakat yang telah melek teknologi dan tidak jarang melakukan kegiatan online secara lebih luas. Berikut mengenai digital marketing cara apa saja yang harus dipelajari baik bagi pengusaha bisnis property maupun agen- agennya.

Mengingat sekarang ini sudah masuk di Industri 4.0 dengan laju quadrial, yang sudah tidak di hitung lagi dengan deret ukur juga deret hitung. Jadi, sekarang ini belajar digital marketing untuk usaha property bisa melek dengan internet, berikut beberapa strategi digital marketing yang bisa Anda lakukan adalah :

  1.  Sesuaikan konten yang dibuat dengan target pasar Anda.
  2. Memakai Website
  3. Cantumkan nomor handphone agar mudah dihubungi
  4. Melakukan alalisis terhadap kompetitor

Selalu maksimalkan belajar digital marketing untuk usaha property dengan cara dan strategi yang mudah supaya bisnis bisa semakin berkembang.

Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Fashion

Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Fashion

Bisnis fashion adalah salah satu bisnis yang sangat menguntungkan. Selain karena tren baru yang terus bermunculan, fashion seperti baju, celana, sepatu dan tas adalah salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi.

Tetapi, seiring perkembangan zaman, cara pemasaran dan penjualan bisnis fashion pun harus mengikuti perkembangan. Sekarang ini banyak customer yang akan mencari informasi mengenai produk fashion yang mereka inginkan secara online terlebih dahulu baru kemudian memutuskan untuk melakukan pembelian. Transaksi pembelian ini juga mayoritas terjadi secara online, karena transaksi online jauh lebih mudah dilakukan dibandingkan harus pergi ke toko dan membeli secara offline. Oleh karena itu banyak pengusaha fashion sekarang ini mulai meningkatkan visibilitas mereka secara digital.

Berikut ini kami berikan beberapa tips digital marketing yang dapat Anda terapkan untuk bisnis fashion Anda:

  1. Website Professional: hal pertama yang harus Anda miliki untuk memulai pemasaran digital Anda adalah website. Website Anda adalah wajah dari bisnis Anda dan merupakan tempat dimana calon customer Anda bisa mencari informasi dimana saja dan kapan saja. Dengan memiliki website, Anda bisa meningkatkan brand awareness dan kepercayaan calon customer pada Anda. Pastikan website Anda mobile friendly, mudah di navigasikan, berisi informasi lengkap mengenai bisnis (alamat, kontak, testimoni pembeli, dst) dan penjelasan lengkap untuk produk fashion yang Anda tawarkan, serta usahakan website Anda SEO friendly.
  2. Content Marketing: Di zaman sekarang ini konten adalah raja. Anda perlu membuat konten yang berkualitas agar pemasaran Anda berjalan dengan baik. Buatlah blog berisikan artikel-artikel menarik, seperti tips memilih fashion yang sesuai, tips mix and match fashion, tren fashion terbaru dst. Anda juga bisa membuat konten gambar dan video dari produk yang Anda tawarkan.
  3. Social Media Marketing: generasi milenial sekarang ini lebih banyak menghabiskan waktu mereka melakukan browsing social media seperti instagram, facebook, atau twitter. Anda bisa post konten gallery gambar dari produk fashion yang Anda tawarkan, melakukan live update produk fashion terbaru yang Anda tawarkan atau tips mix and match dan masih banyak lagi. Kemudian Anda juga beriklan dengan social media dengan Instagram atau Facebook Ads untuk menyasar customer potensial. Dengan melakukan hal ini, Anda pun dapat meningkatkan brand awareness, meningkatkan traffic ke website dan Anda pun bisa berinteraksi secara lebih dekat dengan calon customer.
  4. Gunakan Influencer: promosi di media sosial, khususnya untuk brand fashion, yang terbaik tentunya berputar di sekitar influencer. Cara terbaik untuk promosi dengan influencer tentu dengan meminta mereka untuk mengenakan produk Anda dan kemudian membagikan foto di akun sosial media mereka. Dengan begini Anda dapat menyasar customer potensial dari para penggemar si influencer ini. Untuk ini, tentu Anda harus menentukan influencer yang paling cocok dengan brand Anda, misalnya jika target Anda adalah anak-anak muda, maka Anda dapat memilih influencer yang juga dari kalangan anak muda dan memiliki banyak penggemar.
  5. Iklan Digital SEM: dengan semakin banyaknya kompetitor Anda tentu ingin usaha fashion Anda lebih menonjol. Anda bisa menggunakan iklan berbayar SEM untuk menyasar calon customer yang memang memiliki ketertarikan dengan produk fashion tertentu yang Anda tawarkan dan melakukan pencarian. Selain itu, dengan iklan SEM Anda dapat menyasar kembali customer yang sudah pernah masuk ke website Anda tapi belum melakukan konversi dengan menggunakan strategi Remarketing.
  6. Optimasi SEO: SEO dilakukan dengan melakukan optimasi keyword yang sesuai dengan produk yang Anda tawarkan agar website Anda bisa muncul di mesin pencarian saat customer melakukan pencarian. Content marketing yang telah Anda lakukan, seperti artikel-artikel pada blog, dst juga dapat membantu dalam optimasi SEO bisnis Anda

Susun strategi digital marketing yang paling sesuai dengan bisnis fashion Anda dan jalankan strategi tersebut secara maksimal agar bisnis fashion Anda dapat terus berkembang dan bertahan di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Tips Digital Marketing untuk Perusahaan B2B

Tips Digital Marketing untuk Perusahaan B2B

Perusahaan B2B atau Business to Business dimana jasa atau produk yang dimiliki perusahaan ditransaksikan dengan perusahaan lainnya untuk mendukung kebutuhan bisnis pelanggannya. Produk atau Jasa perusahan B2B biasanya berupa : Layanan pendukung operasional perusahaan, Software atau Aplikasi yang mendukung operasional perusahaan, bahan baku produksi untuk perusahaan, hingga  asuransi dan jasa konsultasi untuk perusahaan.

Perusahaan B2B tentunya memiliki cara dan pendekatan yang berbeda dengan perusahaan B2C (business to consumer) maupun B2G (business to government). Biasanya perusahaan B2B mendapatkan pelanggan melalui referensi dari pelanggan yang sedang bekerjasama, hingga relasi dari orang-orang yang ada di dalam perusahaan. Kepercayaan dan layanan yang prima merupakan kunci sukses dari perusahaan B2B.

Karena karakter perusahaan B2B yang berbeda tentunya strategi digital marketing yang dijalankan berbeda dengan perusahaan B2C, dimana perusahaan B2B harus membangun kepercayaan dan terus menjaga hubungan baik dengan calon pelanggan maupun pelanggan yang sudah bekerjasama. Oleh karena itu membangun identitas dan kepercayaan adalah hal yang penting bagi perusahaan B2B dimana dalam membangun identitas perusahaan harus juga memperhatikan dimana audience yang tepat berada, misalnya pada media sosial tentunya LinkedIN lebih tepat digunakan dibandingkan dengan instagram karena karakter pengguna yang lebih mengutamakan koneksi dan profesionalitas.

Berikut ini 5 tips digital marketing yang dapat dilakukan oleh perusahaan B2B :

  1. Menggunakan platform khusus perusahaan
    Saat ini platform khusus perusahaan sudah sangat beragam, dengan bergabung pada platform khusus perusahaan maka peluang untuk mendapatkan informasi pengadaan barang atau tender dari perusahaan lain semakin besar dan tentunya merupakan hal yang sangat baik bagi perusahaan B2B untuk dapat meningkatkan omzet.
  2. Menggunakan Email Marketing
    Email marketing merupakan sarana yang sangat sesuai dengan perusahaan B2B, selain dapat menyampaikan informasi mengenai perusahaan, karakter email marketing yang lebih profesional dan memberikan kebebasan bagi penerimanya untuk tetap menerima email sehingga tidak mengganggu privasi dari penerima email. Pastikan konten pesan melalui email marketing dibuat dengan bahasa profesional dan tetap menarik bagi penerima untuk membuka email yang dikirimkan.
  3. Memiliki Website Profesional
    Website merupakan image perusahaan, saat calon pelanggan dari perusahaan lain ingin bekerjasama tentunya website perusahaan akan dilihat terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi lebih detail. Pastikan website perusahaan memiliki desain yang menarik dan profesional sesuai dengan karakter perusahaan dan tentunya website harus memiliki performa dan akses yang baik.
  4. Terdaftar di google my business dan mudah ditemukan melalui google maps
    Ya, untuk memberikan kemudahan bagi perusahaan lain yang akan bekerjasama tentunya alamat perusahaan dan lokasi yang mudah ditemukan merupakan hal penting. Perusahaan B2B harus memiliki alamat dan lokasi perusahaan yang jelas.
  5. Melakukan optimasi SEO untuk produk atau jasa yang ditawarkan
    SEO atau search engine optimization adalah optimasi kata kunci agar produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan dapat ditemukan oleh calon pelanggan melalui mesin pencari. Karakter pelanggan perusahaan B2B biasanya mencari kebutuhan produk atau jasa melalui mesin pencari sebelum menghubungi perusahaan. Misalnya saat perusahaan lain membutuhkan Jasa Konsultan Pajak, atau Jasa Pembuatan Website, apabila perusahaan Anda merupakan penyedia dari jasa tersebut, pastikan website perusahaan Anda ada di halaman pertama mesin pencari untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan.

Demikian 5 tips digital marketing untuk perusahaan B2B, pastian perusahaan Anda sudah menjalankan ke-5 tips tersebut dan semoga perusahaan Anda semakin maju dan berkembang di masa depan.

Perbedaan Branding & Marketing

Perbedaan Branding & Marketing

Apa bedanya antara branding & marketing? Apakah kamu sulit membedakan keduanya? Tidak perlu khawatir, kamu tidak sendirian. Keduanya acap kali saling berkaitan dan sulit dibedakan. Mari kita bedah dalam artikel ini.

 

  • Jangka Waktu
    • Branding adalah Jangka Panjang, Misal :
      • Apa visi misi perusahaan?
      • Apa tantangan yang akan ditemukan industry kita?
      • Apa impact jangka Panjang yang akan kita buat?
    • Marketing adalah Jangka Pendek, Misal :
      • Apa hasil yang akan didapat dalam waktu cepat?
      • Apa yang harus dilakukan agar pesan perusahaan kita terdengar?
      • Apa tools yang akan digunakan untuk melakukannya?
  • Ukuran
    • Branding adalah Macro, Misal :
      • Apa yang kita percaya?
      • Apa budaya kita?
      • Apa pesan yang ingin disampaikan perusahaan?
    • Marketing adalah Micro, Misal :
      • Perangkat lunak apa yang akan kita gunakan?
      • Bagaimana tahapan untuk melakukan kemajuan?
      • Siapa yang akan mengerjakan tahapan tersebut?
  • Tujuan
    • Branding membangun loyalitas
      • Kenapa orang merasa terhubung ke brand kita?
      • Apa yang akan kita lakukan untuk menyenangkan pelanggan kita?
      • Apa yang akan kita buat agar mereka merasa terinspirasi?
    • Marketing membangun respons
      • Bagaimana kita bisa membuat website kita ramai pengunjung?
      • Bagaimana kita bisa menarik orang membuka email marketing rutin?
      • Bagaimana kita bisa mendatangkan leads?
  • Perlakuan
    • Branding is the being
      • Apa personality kita?
      • Apa tujuan utama kita membangun brand?
      • Kepada siapa kita melayani?
    • Marketing is the doing
      • Apa tahapan yang harus segera dilakukan?
      • Berapa lama project akan berjalan?
      • Siapa yang akan memimpin project tersebut?

 

Nah, pasti kalian bertanya-tanya kenapa penjelasan perbedaan antara branding dan marketing diatas berbentuk pertanyaan. Sebenarnya saya ingin sekalian mengasah skill Analisa kamu sekaligus memberi check list apa saja yang harus  di lakukan untuk melakukan branding dan marketing perusahaan kamu. Dengan menjawab pertanyaan di atas kamu sudah bisa menjalankan strategi branding dan marketing untuk perusahaanmu. Boleh comment dibawah apabila ada yang kurang dan ingin ditambahkan.

Semoga bermanfaat membantu kamu menjalankan strategi untuk perusahaanmu. Baca terus artikel kami untuk mengetahui update dan informasi seputar bisnis, digital marketing dan strateginya. Sukses selalu!

Bagaimana Menentukan Target Audiens Bisnismu

Bagaimana Menentukan Target Audiens Bisnismu

Audiens akan menjadi penentu dalam melakukan segala jenis strategi pemasaran, apabila kamu tidak tahu audiensmu, sama seperti kamu tidak memahami bisnismu. Banyak pebisnis menerka target audiensnya melalui insting mereka. Tapi, apakah dengan asumsi dapat menentukan efektifitas kamu untuk menetukan target audiensmu?

 

Mengetahui target audiensmu adalah tahap pertama, tapi petarungan sebenarnya adalah dalam membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan Ketika dihadapkan langsung dengan target audiens yang telah kamu tentukan. Apapun keputusan yang kamu pilih pada akhirnya kamu harus menanyakan kepada dirimu sendiri apakah keputusanmu mendatangkan dampak positif terhadap bisnismu.

 

Penentuan target audiens adalah inti dari penentuan keputusan dalam strategi pemasaran. Karena penentuan target audiens ini akan berpengaruh pada beberapa faktor, diantaranya adalah :

 

  • Copy writing
  • Penentuan harga produk
  • Pembuatan konten
  • Desain website
  • Campaign brand awareness
  • Nilai perusahaan
  • Posisi pasar
  • Nama & Logo Perusahaan
  • Identitas brand

 

Jadi, sekarang waktunya berhenti menerka dan lakukan tahapan ini:

 

  1. Buatlah persona seseorang yang sesuai dengan target yang kamu tuju, misal :
    1. Andre Susanto
    2. Laki-laki, Umur 34 Tahun
    3. Pemilik bisnis
    4. Menikah, Memiliki 2 orang anak
    5. Pendapatan per tahun Rp 1 miliar
    6. Memiliki 10 karyawan
    7. Finansial fit
    8. Menyukai brand Apple

 

  1. Catat poin tantangan yang dimiliki Andre Sutanto untuk mencapai brand kamu
    1. Tidak terpapar informasi tentang brand kamu
    2. Tingkat stress tinggi karena pekerjaan yang padat
    3. Sulit mengatur sistim kerja karyawan
    4. Tidak mengenal harga produk/jasa kamu
    5. Sulit mendapatkan pesan dari brand kamu

 

  1. Catat juga solusi untuk permasalahan Andre Sutanto :
    1. Membuat campaign brand awareness
    2. Membuat perkiraan perjalanan pembelian Andre Sutanto dari terpapar brand anda sampai terjadi pembelian
    3. Membuat perangkat lunak untuk mempermudah pekerjaan Andre Sutanto
    4. Membangun pengetahuan tentang nilai produk/jasa kamu
    5. Mendesain tagline & statement mengenai brand kamu

 

Setelah kamu melakukan tahapan diatas, poin terpentingnya adalah tanyakan kepada diri kamu, “Apakah solusi yang kamu berikan dapat berdampak pada target audiens kamu?”. Semoga artikel ini dapat memberikan sedikit pencerahan untuk membantu kamu membangun brand kamu agar bisa lebih dikenal lagi.