fbpx
4 Cara Mengelola Reputasi Online Usaha Anda

4 Cara Mengelola Reputasi Online Usaha Anda

Pelanggan Anda memiliki kemampuan untuk mengulas, menulis blog atau meninggalkan opini terhadap produk atau jasa Anda. Setiap ulasan dan/atau pengalaman pelanggan dapat ditemukan di internet hanya beberapa klik – secara langsung hal ini mengiklankan bisnis, nama, dan produk atau layanan Anda. Eksposur seperti ini sangat berharga dan gratis!

Berikut ini adalah empat cara mengelola reputasi online atau daring usaha Anda. Apa saja? Simak pembahasannya berikut ini.

 

  1. Andalkan ulasan

Pelanggan umumnya percaya dan mengandalkan ulasan/review atau rekomendasi sebagai faktor untuk menentukan apakah produk atau jasa tersebut layak dibeli atau tidak.

Berdasarkan studi dari Google Think Auto, 85 persen pembeli mobil akan membaca ulasan secara online sambil mencari tahu pembelian mereka.

Statistik lain yang diterbitkan Cone Communications mengungkapkan bahwa 80 persen konsumen telah terpengaruh dan mengubah keputusan pembelian mereka akibat ulasan negatif. Hal ini memudahkan Anda untuk memahami alasan mengapa ulasan positif sangatlah berharga – tetapi juga dapat menimbulkan kekhawatiran akibat ulasan dan pengalaman negatif yang dapat berbahaya bagi bisnis.

 

  1. Tunjukkan layanan terbaik

Jadi, apa yang akan Anda lakukan ketika menerima ulasan negatif? Bagaimana tim Anda mengatasinya dengan baik? Satu hal yang harus diingat adalah jangan menghapusnya. Di banyak kasus, Anda tidak akan bisa melakukannya. Anggaplah ulasan negatif tersebut adalah sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan layanan pelanggan (customer service skills).

Memiliki customer service skills artinya Anda memiliki kemampuan untuk merespon, menanggapi, dan menangani situasi secara publik. Hal ini adalah keuntungan yang berharga karena Anda dapat menunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik dan ingin memperbaiki pengalaman mereka. Dengan menanggapi komentar atau ulasan negatif, itu membuktikan keandalan Anda sebagai professional yang berorientasi pada pelanggan.

 

  1. Kirim survei kepuasan pelanggan

Selain itu, Anda juga dapat bersikap proaktif terhadap ulasan online dengan mengirim survei kepuasan pelanggan. Pendekatan ini dapat memperbaiki situasi negatif dan mengarahkanya menjadi lebih baik sebelum pelanggan mempublikasikannya ke internet. Survei kepuasan pelanggan juga dapat meningkatkan jumlah ulasan positif bisnis online Anda.

Anda dapat menyesuaikan survei untuk meminta pelanggan agar memberikan ulasan di sejumlah outlet atau toko. Cara ini bisa membantu manajemen reputasi dan dapat selesai secara otomatis.

 

  1. Minta pelanggan untuk mengulas

Bisnis dengan ulasan-ulasan online akan lebih sering muncul di laman pencarian. Berbeda dengan bisnis dengan sedikit ulasan online atau bahkan tidak sama sekali. Bisnis Anda akan sedikit eksposur, bahkan kurang dikenal calon pelanggan.

Karena itu, mulailah minta pelanggan untuk mengulas produk atau jasa Anda. Sudah gratis, bahkan tidak ternilai pula iklannya!

 

Bagaimana dengan bisnis Anda?

 

Penulis: Nadia K. Putri/Content Writer at Remarketing.co.id

4 Jenis Konten Facebook yang Harus Diposting di Bisnis Anda

4 Jenis Konten Facebook yang Harus Diposting di Bisnis Anda

Satu kesalahan yang sering dilakukan banyak bisnis di Facebook adalah memposting konten semata-mata tentang produk atau layanan saja. Namun, jangan salah paham – sebenarnya memang penting untuk membicarakan hal itu, tetapi jika seseorang menyukai halaman Facebook (Facebook page) Anda, kemungkinan besar mereka juga menyukai apa yang Anda jual. Meskipun begitu, ada konten-konten lain yang dapat Anda bagikan pada audiens.

Jadi, konten apa sajakah yang bisa Anda posting di halaman Facebook untuk melibatkan penggemar? Simak penjelasannya di bawah ini.

 

  1. Konten eksklusif

Ketika suatu konten bersifat eksklusif, hal itu akan menjadi sesuatu yang lebih diinginkan audiens. Memberi penawaran terbatas, vlog, kode presales dan kupon secara khusus di Facebook dapat memberi insentif bagi audiens untuk lebih sering mengunjungi halaman tersebut.

 

  1. Behind the scenes

Beberapa konten paling menarik yang dapat diposting di halaman Facebook adalah konten behind the scenes atau di balik layar. Mengapa demikian? Karena jenis konten ini membuat fans atau penggemar dapat terikat dengan brand Anda lebih dari sekedar produk.

Memposting konten behind the scenes memberi gambaran kepada penggemar tentang internal perusahaan Anda. Pada halaman Facebook IMP yang berbasis di Kanada, misalnya, kami akan memposting foto rekan tim baru, snapshot atau cuplikan hadiah yang dikirim klien pada kami, dan mengumumkan ulang tahun karyawan kami. Kami ingin penggemar tahu lebih banyak tentang perusahaan kami beserta orang-orang di dalamnya.

 

  1. UGC (user generated content)

Orang-orang suka memposting sesuatu di Facebook, mulai dari foto hingga opini. Ketika melihat konten mereka ditampilkan atau featured di halaman bisnis, rasanya seperti tenar 15 menit. Siapa sih yang tidak menyukainya? Jangan takut untuk meminta pengguna untuk terlibat di halaman Facebook Anda. Ajukanlah pertanyaan. Minta saran. Ajak orang-orang untuk membagikan foto diri mereka sambil menggunakan produk Anda. Pastikan juga Anda memantau hasilnya ya!

 

  1. Shareable content

Konten-konten yang berpotensi untuk dibagikan atau shareable content juga menarik Anda posting. Sebab, tidak semua yang Anda posting di halaman Facebook harus berkaitan dengan bisnis. Cara untuk mendapatkan penggemar atau interaksi adalah dengan memposting konten yang memancing minat seperti meme, e-card, video viral, artikel blog, hingga acara atau berita.

Jika Anda berpikir bahwa ada konten yang menurut Anda lucu, mengejutkan, atau menarik, kemungkinan besar penggemar halaman Facebook Anda juga menyukainya. Jika penggemar Anda menyukai konten yang Anda posting, mereka akan membagikannya ke Facebook, Twitter dan sebagainya. Pada dasarnya, konten yang mudah dibagikan atau shareable content dapat memperluas jangkauan brand Anda.

 

Dalam dunia media sosial yang sangat kompetitif, penting untuk dapat membuat bisnis Anda berbeda dengan yang lain. Mengapa tidak untuk mencoba hal baru dan melihat hasilnya?

 

Penulis: Nadia K. Putri/Content Writer at Remarketing.co.id

Bagaimana Cara Meningkatkan Engagement Media Sosial?

Bagaimana Cara Meningkatkan Engagement Media Sosial?

 

Internet memiliki peranan penting dalam kehidupan kita, dan kita perlu mengakuinya. Media sosial memiliki banyak hal, khususnya untuk Anda dan usaha Anda. Meskipun Anda memiliki akun media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram atau Snapchat untuk kepentingan pribadi atau usaha, tetapi, sayang sekali bukan jika Anda tidak memiliki audiens?

Beberapa teknik ini bisa Anda gunakan untuk menaikkan engagement dan interaksi di media sosial. Bagaimana caranya?

 

  1. Gunakan media yang berkualitas tinggi

Postingan Anda sangat berarti dan memiliki informasi yang perlu diketahui orang-orang. Namun, pengguna media sosial pada umumnya juga berpikir demikian. Salah satu cara yang baik untuk memastikan konten Anda diterima adalah dengan menyertakan media berupa foto, gambar, atau video yang bisa meningkatkan daya tarik.

Perlu diperhatikan bahwa media yang diunggah adalah gambar dan video berkualitas baik. Media ini seharusnya menggunakan kamera berkualitas mumpuni atau dengan kamera DSLR. Jika Anda hanya memiliki kamera smartphone, jangan khwatir! Artinya, Anda harus bekerja sedikit lebih keras untuk memastikan gambar atau video tersebut memiliki pencahayaan bagus, jelas, dan tidak kabur (blur atau grainy).

Menggunakan kamera smartphone sebenarnya menyenangkan, khususnya ketika Anda memasang filter. Namun, hal itu justru akan mengurangi kualitas media yang akan diunggah. Jika foto Anda memang membutuhkan bantuan filter, hal itu akan berguna. Bahkan, ketika Anda mengubah kecerahan atau kontras gambar pun juga dapat memberikan keunikan sendiri.

 

  1. Libatkan audiens

Hal yang menarik dari media sosial adalah bersosialisasi. Selama Anda memposting konten untuk usaha Anda, Anda juga harus terlibat dengan pengguna. Saat Anda berinteraksi dengan pengguna, perlu diingat bahwa orang lain bisa melihat percakapannya. Gunakan bahasa sopan dan santun. Jika Anda memilih untuk membuat lelucon atau jokes, sertakan emoji agar tetap santai dan terlihat baik.

Selain itu, gunakanlah ejaan dan tata bahasa yang tepat dengan kemampuan Anda. Sangatlah penting untuk bersikap tulus dan ramah pada pengguna, tetapi jika anda terus-menerus melakukan kesalahan seperti menggunakan ejaan salah, tata bahasa yang kurang tepat, atau kurang santun, justru itu akan merusak kredibilitas usaha Anda.

Anda juga bisa menyebarkan atau reshare postingan pengguna lain di akun Anda. Kesempatannya adalah, mereka akan share postingan Anda juga!

 

  1. Pakai #tagar atau #hashtag

Alat hashtag atau tagar sangatlah relevan di media sosial. Bagi Anda yang belum familiar dengan hashtag, hashtag adalah menempatkan simbol tanda pagar (#) secara langsung di depan kata, istilah, atau frasa yang berkaitan dengan postingan. Ketika Anda mengekliknya, hashtag akan membawa Anda ke sebuah portal dengan semua postingan yang berkaitan pada hashtag tersebut. Inilah yang memungkinkan pengguna dapat melihat topik atau hal tertentu yang sedang dibicarakan.

Hashtag juga dapat diandalkan jika Anda ingin mencari inspirasi atau ingin tahu lebih dalam terhadap suatu topik. Jika Anda memiliki sesuatu yang ingin Anda posting, cobalah mencari hashtag yang berkaitan. Anda akan melihat ide-ide menarik untuk sebuah foto yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya.

 

  1. Timing is everything

Waktu dan hari Anda memposting konten ke media sosial ternyata memiliki efek terhadap kualitas engagement atau interaksi. Hal ini bervariasi tergantung pada masing-masing platform media sosialnya, tetapi sebagian waktu yang paling banyak mengundang engagement atau interaksi adalah pada awal minggu sore hari dan awal malam hari. Memposting konten pada akhir pekan atau tengah malam bukanlah ide yang bagus untuk mencari keterlibatan pengguna.

 

  1. Kontes dan giveaway

Orang-orang sangat menyukai hadiah gratis. Mengurus media sosial berbalut kontes dan giveaway adalah cara yang ampuh untuk menarik pengguna atau followers. Kontes tidak hanya melibatkan pengguna, tetapi juga memiliki peluang untuk membangun brand dan online presence (kehadiran daring). Anda memiliki kesempatan untuk berkembang dengan pengguna lain ketika peserta harus memencet tombol like, komentar, atau share (berbagi) halaman Anda untuk mengikuti kontes.

Perlu diingat bahwa Anda harus selalu mengetahui siapa followers Anda sebelum memposting. Apakah mereka pelajar? Bekerja tetap? Orang tua baru? Faktor-faktor inilah yang akan berperan pada waktu yang tepat saat mereka mengecek feed media sosial dan cara mereka berinteraksi dengan sesama pengguna.

 

  1. Berikan call to action (CTA)

Meski Anda berfokus pada media sosial, CTA atau call to action tetap perlu disampaikan. Sampaikan dengan jelas pada postingan Anda. Apakah postingan tersebut memiliki CTA untuk follow, share, likes, komentar, mengirim pesan lewat DM (direct message), atau bahkan membeli produk.

 

Itulah 6 cara meningkatkan engagement untuk media sosial usaha Anda. Yuk coba!

 

Penulis: Nadia K. Putri/Content Writer at Remarketing.co.id

Tips Bisnis Kuliner Online

Tips Bisnis Kuliner Online

tips bisnis kuliner online

Di masa pandemi ini, kita harus berpikir kreatif dan inovatif, banyak pilihan cara untuk anda mencari keuntungan, hanya masalah ada kemauan atau tidaknya untuk mencari dan menghasilkan pemasukan tambahan. Salah satu ide bisnis yang banyak diambil adalah bisnis kuliner online. Dengan bisnis kuliner online ini anda tidak perlu menyewa tempat yang memakan cost operasional apalagi anda baru memulai. Disamping itu, kebijakan tidak boleh makan ditempat semakin menunjang para calon pembeli untuk memesan makanan secara daring. Didalam artikel ini kami akan memberikan tips bisnis kuliner online dari nol.

 

  1. Manfaatkan Social Media dan Teman

Aktifitas yang terbatas saat ini membuat penggunaan social media meningkat, muncul lah pelbagai social media dengan promosi dan content yang menarik tentunya. Selain itu, untuk permulaan anda bisa mempromosikan ke beberapa teman anda dan memintanya untuk posting dengan tag akun bisnis anda.

 

  1. Permudah Cara Pembelian

Setiap tempat belanja pasti mempunyai peminatnya tersendiri, untuk itu hadir lah di semua marketplace daring yang ada. Kemudahan akses terhadap bisnis anda akan memperluas pasar penjualan juga.

 

  1. Hadir Dalam Setiap Program Promosi

Umumnya masyarakat sangat senang dengan promosi, bahkan rela mengantre Panjang demi mendapatkan potongan harga. Hadirlah dimana ada program promosi yang ditawarkan.

  1. Inovasi Tanpa Henti

Lakukan riset terhadap pasar dan produk yang banyak disukai masyarakat. Buatlah paket – paket ekonomis dan bundling agar dapat melakukan cross selling terhadap produk yang penjualannya rendah.

 

  1. Konsisten Dalam Rasa

Setelah mendapatkan formula yang tepat dan bisnis anda berjalan dengan baik, anda harus menjaga konsistensi rasa agar pelanggan loyal anda tidak ‘kabur’. Buatlah SOP dalam setiap proses pembuatan produk yang anda buat. Jadi, suatu saat anda memiliki pekerja, orisinalitas anda tidak hilang.

 

Jenis bisnis online ini memudahkan anda untuk memulai bisnis yang dapat berujung pada bisnis offline apabila revenue sudah meningkat. Semua usaha pasti memiliki tantangannya tersendiri dan anda harus melewatinya agar sukses mudah diraih. Mari bicarakan strategi bisnis online Bersama kami.

Tips Memulai Bisnis Properti

Tips Memulai Bisnis Properti

Bisnis properti adalah salah satu bisnis yang memiliki peluang keuntungan yang cukup menggiurkan. Karena itu, semakin banyak orang terutama kaum milenial sekarang ini yang mulai tertarik untuk memulai menjalankan bisnis properti.

Memulai bisnis properti sendiri tentu tidak mudah, apalagi dengan modal yang terbatas. Oleh karena itu berikut ini kami berikan beberapa tips untuk menjalankan bisnis properti Anda sendiri:

  1. Tentukan goal untuk bisnis Anda. Sebelum Anda memulai sesuatu, Anda perlu meluangkan waktu untuk mengevaluasi dan memprioritaskan rencana Anda kedepannya. Susun rencana bisnis Anda berdasarkan goal pribadi, profesional dan finansial Anda untuk beberapa tahun ke depan. Menentukan goal ini dapat membantu Anda lebih fokus dan membantu dalam mengambil keputusan.
  2. Lakukan riset pasar. Anda harus tahu jenis properti apa yang sedang banyak dicari oleh konsumen, mengenal kompetitor potensial Anda, dan mengerti mengenai harga, fasilitas, dan infrastruktur dari properti yang ingin Anda perdagangkan.
  3. Atur keuangan Anda. Memulai bisnis properti tentu memerlukan modal awal yang tidak sedikit. Anda bisa memulai dengan menyewakan properti yang sudah Anda miliki seperti gudang, atau menyewakan kamar untuk kost dan lainnya. Jika modal Anda mencukupi Anda juga bisa memulai dengan membeli apartemen untuk Anda sewakan atau jual. Selain membeli properti awal, modal yang cukup juga dibutuhkan untuk melakukan maintenance dari properti Anda tersebut.
  4. Ikuti pelatihan. Ada banyak hal yang harus dimengerti sebelum Anda memulai bisnis properti, cara membangun-nya, dan terutama aturan dan hukum yang harus Anda ikuti. Untuk itu Anda bisa mengikuti pelatihan secara online mengenai hal ini.
  5. Bangun strategi marketing yang tepat. Agar dapat memiliki bisnis properti yang sukses, Anda tentu perlu memiliki strategi marketing yang tepat. Marketing dapat membangun awareness akan brand Anda, dan membantu bisnis Anda kedepannya. Berikut beberapa strategi bisnis yang dapat Anda pertimbangkan:
    • Social Media: di era digital seperti sekarang ini, social media menjadi salah satu media yang terbaik untuk membangun brand awareness. Anda bisa membuat akun Twitter, Instagram dan Facebook dan memposting mengenai properti yang Anda tawarkan secara berkala. Selain itu Anda juga bisa mempertimbangkan untuk melakukan iklan berbayar di Social Media seperti Facebook dan Instagram Ads.
    • Email Campaign: email masih menjadi salah satu media terbaik untuk mendapatkan leads, selama Anda memiliki database kontak yang cukup banyak.
    • Networking: untuk dapat mengumpulkan database kontak yang cukup, Anda perlu melakukan networking. Mulai dengan acara-acara properti di sekitar Anda, kemudian perluas jaringan dan koneksi Anda. Hal ini juga dapat memberikan Anda ilmu tambahan mengenai cara berkomunikasi dan memasarkan properti yang baik.
    • Bangun website: memiliki website yang bagus sangatlah penting di era digital seperti sekarang ini. Pastikan website Anda user-friendly, mudah di navigasikan dalam berbagai device (mobile, desktop, tablet), dan berisi informasi properti Anda dengan jelas (foto dengan resolusi yang bagus dan deskripsi properti yang lengkap). Anda dapat juga menambahkan halaman blog untuk memberikan artikel mengenai jenis-jenis properti, saran memilih properti, dst.
    • Digital Marketing: Anda juga bisa mempertimbangkan menggunakan platform digital marketing SEM (Google Ads) dan SEO dalam strategi marketing Anda.

Diatas adalah beberapa tips yang dapat Anda perhatikan sebelum memulai bisnis properti. Semoga dapat membantu Anda dalam menyusun perencanaan dan menjalankan bisnis Anda kedepannya. Dan jika Anda membutuhkan bantuan untuk strategi digital marketing, langsung saja diskusikan kebutuhan Anda dengan team ahli dari ReMarketing.co.id.

Tips Memulai Bisnis Fashion

Tips Memulai Bisnis Fashion

Dalam memulai bisnis fashion, beberapa hal adalah sangat krusial untuk diperhatikan. Memulai bisnis fashion bukan sekedar melakukan pembelian bahan, membuat atau menjahit dan menjual. Ada tiga cara yang dapat dilakukan dalam menjalankan bisnis fashion, yang pertama adalah sebagai produsen atau konveksi dimana cara ini dapat digunakan apabila :

  1. Memiliki designer atau ketertarikan dalam merancang fashion sendiri.
  2. Membutuhkan modal yang relatif lebih tinggi karena perlu menyiapkan fasilitas produksi, tenaga kerja dan bahan baku produksi.
  3. Memiliki jalur distribusi penjualan yang luas, sehingga stok produksi dapat dimaksimalkan sesuai dengan kapasitas produksi.
  4. Target pembeli sebagai konveksi adalah penjual, atau toko yang menjual secara langsung ke konsumen.

Cara kedua adalah sebagai Brand Designer dengan melakukan outsourcing atau menggunakan tenaga produksi diluar perusahaan sebagai jasa pembuatan produk, dengan cara ini poin pertama dari penjelasan di atas dan poin kedua dapat diminimalisir sehingga tidak diperlukan modal sebesar cara pertama diatas. Kelebihan dari cara kedua adalah tidak adanya biaya tetap.

Yang terakhir adalah sebagai Reseller , ini adalah yang termudah dengan modal yang sangat minim bahkan dapat dilakukan tanpa modal sama sekali. Sebagai Reseller, kamu hanya perlu mendapatkan konveksi, atau Brand Designer yang produknya dirasa cocok dan sesuai dengan market yang kamu targetkan. Tantangan sebagai reseller adalah banyaknya kompetitor dan keterbatasan jumlah barang dari penyuplai yang tidak dapat dipastikan.

Setelah memutuskan untuk memilih salah satu dari ketiga cara dalam menjalankan bisnis fashion di atas, yang selanjutnya harus diperhatikan adalah :

  1. Pilih kategori fashion yang sesuai dengan pasar.
    Bisnis fashion umumnya terdapat kategori : Baju wanita, Baju Pria, dan Baju anak. Dari ketiga kategori besar tersebut terdapat beberapa kategori yang cukup menjanjikan dengan kategori yang spesifik seperti : Busana Muslim Wanita, dan Pakaian tidur anak. Tentukan kategori yang menurut kamu cukup menarik dan akan membuat kamu menjadi lebih kreatif dalam membuat konten penjualan, iklan, hingga gaya pemasaran.
  2. Aktif secara online.
    Apapun kategori bisnis yang dijalankan baik sebagai Konveksi, maupun Reseller aktif secara online merupakan hal yang sangat penting untuk mendapatkan pelanggan. Sebagai Konveksi sharing mengenai tips bisnis, atau inspirasi bisnis bisa menjadi hal yang menarik, dan sebagai Reseller meningkatkan penjualan melalui konten marketing tentang produk dengan video, dan foto yang menarik sudah menjadi kewajiban agar lebih menarik dibandingkan kompetitor.
  3. Maksimalkan media sosial dan gunakan website.
    Media sosial seperti instagram dan tik tok sangat bermanfaat untuk menjangkau pelanggan, agar dapat mempertahankan pelanggan, penggunaan website saat melakukan transaksi sangat disarankan. Karena dengan memiliki website setiap transaksi terekam dan informasi mengenai pelanggan dan data transaksi dapat diketahui sehingga dapat memberikan perhatian khusus bagi pelanggan yang loyal. Dengan memiliki website pemasaran digital dapat lebih dimaksimalkan dengan strategi-strategi khusus yang dapat menargetkan pengunjung website.
  4. Promosikan Bisnis secara Online.
    Promosi sangat penting dilakukan untuk mendapatkan pelanggan baru, promosi online dapat dilakukan dengan menggunakan google ads, SEO, facebook advertising hingga email marketing dari database yang sudah dimiliki.

Sudah memutuskan untuk memulai bisnis fashion? langsung aja diskusikan kebutuhan digital marketing kamu dengan team ahli dari ReMarketing.co.id.

Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Makanan & Minuman

Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Makanan & Minuman

Bukan hal yang mengejutkan seiring dengan perkembangan kemudahan teknologi dan tingkat kepercayaan konsumen di Indonesia untuk belanja online dan ditambah pula sedikit memanfaatkan ‘kemalasan’ manusia. Tidak heran, penjualan barang online khususnya untuk produk makanan dan minuman meningkat pesat selama bekalang ini.

 

Cara berbelanja kini telah berubah, apa kamu mau berubah atau tertinggal? Sebagai pebisnis, tentunya kamu ingin usaha kamu bisa dinikmati masyarakat luas. Untuk kamu para pebisnis makanan dan minuman, saya bisa memberikan tips yang dapat diterapkan untuk kalian bersaing di pasar bebas seperti sekarang ini.

 

  1. Content Marketing

Salah satu cara brand terhubung dengan peminatnya adalah dengan content marketing. Kenapa tidak memanfaatkan cara ini? Konten yang tepat adalah konten yang dapat menyampaikan informasi mengenai produk anda. Konten seharusnya menjadi pusat strategi marketing bisnismu.

  1. Perhatikan Kesehatan dan komposisi makanan/minuman yang kamu jual

    Konsumen kini semakin sadar apa yang akan masuk ke tubuh mereka, Salah satu tips marketing yang bisa kamu gunakan adalah kamu bisa menginformasikan apa yang kamu sajikan dan bisa mengkumpulkan data mengenai kemauan konsumenmu.

 

  1. Ciptakan pengalaman berbeda untuk pelanggan onlinemu

Penjualan makanan dan minuman secara online membutuhkan strategi yang matang agar bisa muncul ke permukaan konsumen. Memiliki website adalah tahap pertama untuk mewujudkannya. Desain web dan visual konten kamu akan merepresentasikan brand kamu ke calon pelangganmu.

  1. Menjaga kualitas dan hadapi masukan

Dalam menjalankan bisnis makananan minuman konsistensi sangat perlu diperhatikan agar pelanggan yang loyal tidak kabur. Kalian bisa juga menjaga loyal customer dengan memberikan harga khusus untuk pembelian tertentu. Selain itu, tingkat kepuasan konsumen dapat kalian perhatikan dengan mendegar masukan dari orang terdekat dan customer loyal anda.

  1. Manfaatkan email marketing

Apabila kalian ingin memasarkan produk makanan dan minuman kalian secara online, kalian bisa memaksimalkan email marketing. Pelanggan yang meninggalkan jejak data didalam website akan bisa dikonversi menjadi penjualan Kembali dengan email marketing. Targetkan tema khusus untuk masing-masing customermu dan kreasikan konten email anda aagar lebih menarik.

  1. Maksimalkan social media

Jutaan orang menggunakan social media untuk encari informasi, kalian juga bisa memasukan informasi mengenai brand anda melalui social media. Hampir pada setiap beberapa scroll anda pasti emnemukan konten yang berisi makanan atau minuman. Manfaatkan momentum ini dengan menyajikan foto yang mengundang selera.

 

Digital marketing sangat membantu dan harus memiliki strategi yang matang, khususnya untuk bisnis makanan dan minuman. Perlu diingat pemasaran online lebih dari hanya sekedar memposting konten pada social media anda. Apabila kamu tidak yakin, silahkan hubungi kami untuk mendapatkan saran dan strategi yang bisa kami terapkan untuk bisnismu.

 

Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Properti

Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Properti

Pentingnya peran Digital Marketing untuk bisnis properti dengan langkah awal harus mengetahui dasar-dasar Digital Marketing itu sendiri, tentukan target pasar anda sesuai produk dan harga yang anda jual.

Pastikan anda bisa lebih unggul dari kompetitor anda karna dapat meraih target pasar yang bagus.

Dalam menentukan formasi kanal digital marketing yang akan dimainkan, pelaku usaha harus memulainya dari pembentukan konten digital marketing, setelah konten menciptakan umpan, pelaku usaha perlu mempertimbangkan akan disebar ke kanal digital marketing mana umpan tersebut, apakah Youtube, Facebook, atau lainnya.

Terakhir, pelaku usaha juga perlu mempertimbangkan jenis digital marketing yang akan ditempatkan sebagai garda depan, apakah melakukannya secara organik atau mengedepankan promosi melalui iklan digital.

Apabila menggunakan iklan, promosi akan berjalan cepat dan dalam waktu singkat menjaring prospek bisnis, tetapi jenis promosi ini perlu dukungan anggaran yang memadai.

Apa pun yang berhubungan dengan promosi dan iklan dapat dibuat dengan cara digital marketing. Mengingat masyarakat yang telah melek teknologi dan tidak jarang melakukan kegiatan online secara lebih luas. Berikut mengenai digital marketing cara apa saja yang harus dipelajari baik bagi pengusaha bisnis property maupun agen- agennya.

Mengingat sekarang ini sudah masuk di Industri 4.0 dengan laju quadrial, yang sudah tidak di hitung lagi dengan deret ukur juga deret hitung. Jadi, sekarang ini belajar digital marketing untuk usaha property bisa melek dengan internet, berikut beberapa strategi digital marketing yang bisa Anda lakukan adalah :

  1.  Sesuaikan konten yang dibuat dengan target pasar Anda.
  2. Memakai Website
  3. Cantumkan nomor handphone agar mudah dihubungi
  4. Melakukan alalisis terhadap kompetitor

Selalu maksimalkan belajar digital marketing untuk usaha property dengan cara dan strategi yang mudah supaya bisnis bisa semakin berkembang.

Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Fashion

Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Fashion

Bisnis fashion adalah salah satu bisnis yang sangat menguntungkan. Selain karena tren baru yang terus bermunculan, fashion seperti baju, celana, sepatu dan tas adalah salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi.

Tetapi, seiring perkembangan zaman, cara pemasaran dan penjualan bisnis fashion pun harus mengikuti perkembangan. Sekarang ini banyak customer yang akan mencari informasi mengenai produk fashion yang mereka inginkan secara online terlebih dahulu baru kemudian memutuskan untuk melakukan pembelian. Transaksi pembelian ini juga mayoritas terjadi secara online, karena transaksi online jauh lebih mudah dilakukan dibandingkan harus pergi ke toko dan membeli secara offline. Oleh karena itu banyak pengusaha fashion sekarang ini mulai meningkatkan visibilitas mereka secara digital.

Berikut ini kami berikan beberapa tips digital marketing yang dapat Anda terapkan untuk bisnis fashion Anda:

  1. Website Professional: hal pertama yang harus Anda miliki untuk memulai pemasaran digital Anda adalah website. Website Anda adalah wajah dari bisnis Anda dan merupakan tempat dimana calon customer Anda bisa mencari informasi dimana saja dan kapan saja. Dengan memiliki website, Anda bisa meningkatkan brand awareness dan kepercayaan calon customer pada Anda. Pastikan website Anda mobile friendly, mudah di navigasikan, berisi informasi lengkap mengenai bisnis (alamat, kontak, testimoni pembeli, dst) dan penjelasan lengkap untuk produk fashion yang Anda tawarkan, serta usahakan website Anda SEO friendly.
  2. Content Marketing: Di zaman sekarang ini konten adalah raja. Anda perlu membuat konten yang berkualitas agar pemasaran Anda berjalan dengan baik. Buatlah blog berisikan artikel-artikel menarik, seperti tips memilih fashion yang sesuai, tips mix and match fashion, tren fashion terbaru dst. Anda juga bisa membuat konten gambar dan video dari produk yang Anda tawarkan.
  3. Social Media Marketing: generasi milenial sekarang ini lebih banyak menghabiskan waktu mereka melakukan browsing social media seperti instagram, facebook, atau twitter. Anda bisa post konten gallery gambar dari produk fashion yang Anda tawarkan, melakukan live update produk fashion terbaru yang Anda tawarkan atau tips mix and match dan masih banyak lagi. Kemudian Anda juga beriklan dengan social media dengan Instagram atau Facebook Ads untuk menyasar customer potensial. Dengan melakukan hal ini, Anda pun dapat meningkatkan brand awareness, meningkatkan traffic ke website dan Anda pun bisa berinteraksi secara lebih dekat dengan calon customer.
  4. Gunakan Influencer: promosi di media sosial, khususnya untuk brand fashion, yang terbaik tentunya berputar di sekitar influencer. Cara terbaik untuk promosi dengan influencer tentu dengan meminta mereka untuk mengenakan produk Anda dan kemudian membagikan foto di akun sosial media mereka. Dengan begini Anda dapat menyasar customer potensial dari para penggemar si influencer ini. Untuk ini, tentu Anda harus menentukan influencer yang paling cocok dengan brand Anda, misalnya jika target Anda adalah anak-anak muda, maka Anda dapat memilih influencer yang juga dari kalangan anak muda dan memiliki banyak penggemar.
  5. Iklan Digital SEM: dengan semakin banyaknya kompetitor Anda tentu ingin usaha fashion Anda lebih menonjol. Anda bisa menggunakan iklan berbayar SEM untuk menyasar calon customer yang memang memiliki ketertarikan dengan produk fashion tertentu yang Anda tawarkan dan melakukan pencarian. Selain itu, dengan iklan SEM Anda dapat menyasar kembali customer yang sudah pernah masuk ke website Anda tapi belum melakukan konversi dengan menggunakan strategi Remarketing.
  6. Optimasi SEO: SEO dilakukan dengan melakukan optimasi keyword yang sesuai dengan produk yang Anda tawarkan agar website Anda bisa muncul di mesin pencarian saat customer melakukan pencarian. Content marketing yang telah Anda lakukan, seperti artikel-artikel pada blog, dst juga dapat membantu dalam optimasi SEO bisnis Anda

Susun strategi digital marketing yang paling sesuai dengan bisnis fashion Anda dan jalankan strategi tersebut secara maksimal agar bisnis fashion Anda dapat terus berkembang dan bertahan di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Tips Digital Marketing untuk Perusahaan B2B

Tips Digital Marketing untuk Perusahaan B2B

Perusahaan B2B atau Business to Business dimana jasa atau produk yang dimiliki perusahaan ditransaksikan dengan perusahaan lainnya untuk mendukung kebutuhan bisnis pelanggannya. Produk atau Jasa perusahan B2B biasanya berupa : Layanan pendukung operasional perusahaan, Software atau Aplikasi yang mendukung operasional perusahaan, bahan baku produksi untuk perusahaan, hingga  asuransi dan jasa konsultasi untuk perusahaan.

Perusahaan B2B tentunya memiliki cara dan pendekatan yang berbeda dengan perusahaan B2C (business to consumer) maupun B2G (business to government). Biasanya perusahaan B2B mendapatkan pelanggan melalui referensi dari pelanggan yang sedang bekerjasama, hingga relasi dari orang-orang yang ada di dalam perusahaan. Kepercayaan dan layanan yang prima merupakan kunci sukses dari perusahaan B2B.

Karena karakter perusahaan B2B yang berbeda tentunya strategi digital marketing yang dijalankan berbeda dengan perusahaan B2C, dimana perusahaan B2B harus membangun kepercayaan dan terus menjaga hubungan baik dengan calon pelanggan maupun pelanggan yang sudah bekerjasama. Oleh karena itu membangun identitas dan kepercayaan adalah hal yang penting bagi perusahaan B2B dimana dalam membangun identitas perusahaan harus juga memperhatikan dimana audience yang tepat berada, misalnya pada media sosial tentunya LinkedIN lebih tepat digunakan dibandingkan dengan instagram karena karakter pengguna yang lebih mengutamakan koneksi dan profesionalitas.

Berikut ini 5 tips digital marketing yang dapat dilakukan oleh perusahaan B2B :

  1. Menggunakan platform khusus perusahaan
    Saat ini platform khusus perusahaan sudah sangat beragam, dengan bergabung pada platform khusus perusahaan maka peluang untuk mendapatkan informasi pengadaan barang atau tender dari perusahaan lain semakin besar dan tentunya merupakan hal yang sangat baik bagi perusahaan B2B untuk dapat meningkatkan omzet.
  2. Menggunakan Email Marketing
    Email marketing merupakan sarana yang sangat sesuai dengan perusahaan B2B, selain dapat menyampaikan informasi mengenai perusahaan, karakter email marketing yang lebih profesional dan memberikan kebebasan bagi penerimanya untuk tetap menerima email sehingga tidak mengganggu privasi dari penerima email. Pastikan konten pesan melalui email marketing dibuat dengan bahasa profesional dan tetap menarik bagi penerima untuk membuka email yang dikirimkan.
  3. Memiliki Website Profesional
    Website merupakan image perusahaan, saat calon pelanggan dari perusahaan lain ingin bekerjasama tentunya website perusahaan akan dilihat terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi lebih detail. Pastikan website perusahaan memiliki desain yang menarik dan profesional sesuai dengan karakter perusahaan dan tentunya website harus memiliki performa dan akses yang baik.
  4. Terdaftar di google my business dan mudah ditemukan melalui google maps
    Ya, untuk memberikan kemudahan bagi perusahaan lain yang akan bekerjasama tentunya alamat perusahaan dan lokasi yang mudah ditemukan merupakan hal penting. Perusahaan B2B harus memiliki alamat dan lokasi perusahaan yang jelas.
  5. Melakukan optimasi SEO untuk produk atau jasa yang ditawarkan
    SEO atau search engine optimization adalah optimasi kata kunci agar produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan dapat ditemukan oleh calon pelanggan melalui mesin pencari. Karakter pelanggan perusahaan B2B biasanya mencari kebutuhan produk atau jasa melalui mesin pencari sebelum menghubungi perusahaan. Misalnya saat perusahaan lain membutuhkan Jasa Konsultan Pajak, atau Jasa Pembuatan Website, apabila perusahaan Anda merupakan penyedia dari jasa tersebut, pastikan website perusahaan Anda ada di halaman pertama mesin pencari untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan.

Demikian 5 tips digital marketing untuk perusahaan B2B, pastian perusahaan Anda sudah menjalankan ke-5 tips tersebut dan semoga perusahaan Anda semakin maju dan berkembang di masa depan.